Re: Telah ditemukan lokasi Taman Eden

*****************************************

BLOG INI PINDAH KE

http://blog.wer1family.net

*****************************************

— In mayapadaprana@yahoogroups.com, radityo djadjoeri <radityo_dj@…> wrote: Mang Ucup yang budiman,  Terima kasih untuk postingannya tentang temuan Taman Eden.  Berikut tanggapan dari seorang pengamat UFO:  Aham bhumim adadam aryaya. aham vrsthim dasuse martyaya, aham apo anayam vavasana mama devaso anu ketam ayam. (Rgveda IV.26.2).  Artinya:  Aku anugerahkan bumi ini kepada orang yang mulia.  Aku turunkan hujan yang bermanfaat bagi semua makhluk.  Aku alirkan terus gemuruhnya air dan  hukum alam yang patut pada kehendak-Ku. Ada beberapa artikel yang menarik untuk dibaca:  1. Did Extraterrestrials Visit Earth Before the Flood?  2. Was Adam a Alien Half-Breed? by James Donahue  3. ebook FLYING SERPENTS AND DRAGONS by R.A. Boulay  4. Humanity’s Extraterrestrial Origins: The Lizzies  Berikut adalah tulisan saya yang pernah dimuat di majalah INFO-UFO edisi 1 tahun 2001. Proyek Adam di Lab Eden Apa Yang Terjadi di Eden 6000 Tahun Lalu? Sering menjadi pertanyaan, apakah Adam merupakan manusia pertama di bumi ini? Benarkah dia dibuat di Eden? Apakah sebenarnya yang terjadi di sana? Apakah yang ada di kitab kejadian (Genesis), khususnya penciptaan dalam enam hari itu, di mana manusia diciptakan (atau dibikin) pada hari keenam, itu merujuk kepada penciptaan Adam dan Hawa? Bagaimana dengan petunjuk yang ada dalam kitab-kitab lain? Bagaimana pula jika dikaitkan dengan mitologi bangsa Sumeria kuno? Apakah Adam Manusia Pertama? Kebanyakan orang mempercayai bahwa Adam adalah nenek moyang dari semua manusia. Dengan demikian, sebelum Adam  tidaklah ada manusia sama sekali. Tapi, banyak orag tentunya mera-gukanhal ini, apalagi

menurut temuan arkeologi, sudah ada peradaban manusia yang jauh lebih tua dari perkiraan masa kehidupan Adam. Yang jadi pertanyaan, benarkah kisah yang dikemukakan dalam berbagai manuskrip bahwa Adam itu dibuat dari tanah?  Ada pendapat yang mengkaitkan proses pembuatan Adam ini dengan makhluk luar angkasa. Hal ini dikaitkan dengan adanya fenomena makhluk dari dimensi lain yang dikisahkan bersamaan dengan proses pembuatan Adam. Dan ada anggapan bahwa yang dimaksud “dari tanah” itu bukan berarti bahan materi dari Adam adalah tanah, melainkan diciptakan dari sisa-sisa yang ada di dalam tanah.  Proses penciptaan Adam dari sisa-sisa makhluk hidup yang ada sebelumnya, mungkin bisa ditunjang dengan adanya pandangan bahwa dalam proses menciptakan langit dan bumi, sang pencipta berkuasa menciptakan kembali jasad-jasad mereka yang sudah hancur itu.  Ada kepercayaan bahwa penciptaan bumi dan langit ini terjadi berulang-ulang, sehingga ada proses penciptaan pertama dan penciptaan yang berikutnya. Hal itu dikatakan supaya manusia yang hidup saat ini bisa mengambil pelajaran dari pengalaman “manusia” terdahulu.  Dari studi yang ada, umumnya sampai pada kesimpulan bahwa Adam hidup sekitar 6000 tahun yang lalu. Kalau memang Adam dianggap hidup 6000 tahun yang lalu, maka mestinya ada catatan kuno tentang hal itu. Hanya saja, kalaupun ada catatan kuno, apakah catatan kuno itu bisa dipakai sebagai bukti atau cuma sekedar mitos dan legenda saja?  Adam, kalau memang pernah ada, harusnya hidup di daerah sekitar Mesopotamia, atau sekarang ini daerah Irak, Iran atau sekitarnya. Ada yang bilang, Adam sebenarnya muncul (turun) di India. kalau memang di India, harusnya ada keterangan tentang hal itu. Di India ada kisah tentang Manu dengan bencana air bah, di mana kata “Manu” ini sama

dengan “Nuh” dan juga kemudian dipakai menjadi istilah “Manusia”. Dari kitab Veda, tepatnya RgVeda IV.26.21-22 isinya: “Aku menganugerahkan bumi ini kepada Adadam Aryaya (orang yang mulia). Aku turunkan hujan yang bermanfaat bagimakhluk, Aku alirkan terus gemuruhnya air dan hukum alam tunduk kepada perintah-Ku. Apakah di sini merujuk kepada “ADAM” ? Namun ada yang menafsirkan “Adadam Aryaya” sebagai “bangsa manusia ras Aryan” “aham bhUmim adadAm AryAyAhaM” diterjemahkan sebagai “I have bestowed the earth upon the Arya” Apakah Adam itu adalah pemimpin pertama bangsa Aryan? Aryan ini adalah bangsa Indo-Eropa atau persia yang sekarang ini  bernama Iran. Apakah ini ada hubungannya dengan mitos serangan bangsa Aryan ke India? Dan apa yang tertulis dalam kitab Kejadian 5:1 mungkin bisa menjadi bahan pemikiran. Apakah orang-orang yang ada dalam daftar silsilah Adam itu memang benar pernah hidup dulu….atau cuma dongeng? Apakah Eden Lab Genetika? Kalau kita membahas soal asal usul cerita Adam ini secara serius, rasanya kurang lengkap kalau kita cuma berhenti pada sumber literatur dari kitab suci yang ada saat ini saja. Kita mesti menelusuri, dari mana asal usul cerita ini semula.  Kisah penciptaan Adam ini terjadi di “Taman Eden”. Hal ini dikuatkan dengan cerita atau mitologi bangsa Sumeria kuno. Di sana ada banyak tokoh, seperti Enki, Enlil, Nin-Ti, Enkidu, dan lain-lain. Tahukah Anda, bahwa ada yang menarik dari istilah kata Eden (Edin) itu sendiri. Dalam bahasa Sumeria kuno, kata “E” berarti “Rumah” dan “Din” berarti “Pembuatan”. Jadi Edin atau Eden itu adalah sebuah rumah tempat mencipta, yang mana kalau di jaman sekarang ini disebut sebagai LABORATORIUM.  Jadi, Eden merupakan suatu tempat di mana “mereka” yang disebut

dengan elohim (yang artinya “mereka yang datang dari langit”) itu melakukan berbagai percobaan atau proses pembuatan. Kalau di jaman sekarang, istilah yang tepat adalah kloning. Sebagaimana bisa kita baca dalam kitab-kitab suci maupun mitologi-mitologi yang ada, maka kita bisa mengetahui bahwa “mereka” mencari jejak-jejak kehidupan yang terkubur di dalam tanah dan menemukan jasad-jasad yang kemudian mereka ambil intisarinya (DNA) lalu dibentuk menjadi manusia. Demikian juga binatang-binatang yang lain. Itu sebabnya, pada kitab Kejadian 2:19 disebutkan bahwa Tuhan (Yehovah Elohim) membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Makhluk-makhluk ini, dibuat dari tanah, yang tentunya bisa ditafsirkan dua macam, pertama: binatang-binatang itu diciptakan dari tanah, dibentuk dan kemudian menjadi hidup, atau kedua: dari tanah diketemukan sisa-sisa (jasad) binatang yang ada dan kemudian  melakukan kloning sehingga dengan segera terbentuklah berbagai binatang.  Seperti kalau sekarang ini manusia mengkloning domba yang diberi nama Dolly itu. Tentunya akan menjadi pertanyaan yang abadi, mengapa sang pencipta harus menciptakan manusia dan binatang itu dari tanah? Mengapa tidak begitu saja “dari tidak ada” menjadi “ada”? Jika memang dalam membuat Adam digunakan proses kloning, apakah sama dengan proses yang ada saat ini?  Hal ini kita bisa bandingkan dengan proses pembuatan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian saripati itu diolah menjadi air mani yang disimpan dalam tempat yang kokoh  atau rahim. Kemudian air mani itu dijadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu dijadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu dijadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu dibungkus dengan daging. Kemudian akhirnya terbentuklah sebagai makhluk yang berbentuk lain.  Hal itu bila dibandingkan dengan prosedur kloning yang ada sekarang ini, maka prosesnya adalah mirip. Dan yang menjadi pertanyaan: Jika manusia pertama itu dibikin dari suatu saripati (yang berasal) dari tanah, lalu diolah menjadi cairan (lendir) atau semacam gel, dan kemudian ditempatkan dalam tempat yang kokoh (diartikan sebagai rahim), maka rahim siapakah yang dipakai? Apakah ribuan tahun yang lalu, ada sekelompok ilmuwan yang bekerja di laboratorium Eden, mengerjakan semacam Proyek Adam, mencari sisa-sisa jasad renik untuk diperoleh susunan DNA dari tanah dan kemudian menciptakan manusia. Manusia ini, menurut cerita mitos yang ada, dibuat untuk bekerja kepada mereka sebagai budak dalam rangka menambang emas.  Lalu, apakah macam-macam mahluk mitos juga berasal dari lab Eden? Bisa jadi memang begitu. Meski kepastian bahwa makhluk-makhluk itu dicipta-kan di Eden memang tidak jelas. Na-mun kalau dalam kitab kejadian ada ditulis: “Lalu TUHAN Allah memben-tuk dari tanah segala binatang hutan (beast of the field) dan segala burung di udara (bird of the heavens).” Dan hal itu dibuat di Eden. Menurut mitologi bangsa Sumeria, anunnaki (atau mereka yang bertanggung jawab dalam proyek Adam ini), berasal dari planet Nibiru, yang masih satu tata surya dengan kita. Sampai saat ini, planet tersebut tidak diketahui lokasinya, namun berdasarkan perhi-tungan, diduga kuat memang ada.  Lalu, bagaimana dengan sisa-sisa fosil dinosaurus yang hidup ratusan juta tahun yang lalu? Apakah “mereka” itu tidak tertarik untuk menghidupkan mereka juga? Padahal, saat inipun, manusia yang telah menguasai teknologi kloning pasti akan tertarik untuk “menghidupkan kembali” dinosaurus dari sisa-sisa DNA yang tersisa. Apakah menurut mereka dinosaurus yang besar-besar itu tidak baik untuk keadaan bumi di saat itu?  Mitologi Sumeria kuno mencerita-kan adanya makhluk-makhluk aneh. Misalnya, makhluk bersayap,berbadan lembu dan berkepala manusia. Makhluk ini adalah makhluk mitos, ada yang menyebut sphinx atau kerub. Ada juga burung berkepala manusia atau sebaliknya, manusia berkepala gajah atau burung. Apakah di Taman Eden, dilakukan berbagai rekayasa genetika, termasuk memproduksi makhluk yang aneh-aneh? (nas)  Nur Agustinus, Surabaya  ———————————————————  Telah ditemukan lokasi Taman Eden Taman Eden diserap dari kata bahasa Ibrani Gan Eden. Dalam bahasa Indonesia disebut Firdaus yang diserap dari kata Persia “Pairidaeza” yang arti sebenarnya dalah Taman. Dalam Islam Taman Eden disebut juga Surga `Adnin atau Jannatul `Adnin. Banyak orang ingin hidup di taman Firdaus (taman Eden), tetapi karena mereka tidak tahu letaknya dimana, jadi mereka menganggap taman Eden itu ada di surga. Kita sekarang sudah mempunyai peralatan yang serba canggih, mulai alat pemetaan dengan komputer s/d satelit, jangankan lokasi peta di dunia, peta di bulan pun telah kita ketahui dan miliki. Oleh sebab itu kalau kita sekarang tidak bisa menemukan letaknya taman Eden di dunia ini berarti hanya ada dua kemungkinan, taman Eden itu hanya sekedar dongeng orang jaman baheula saja atau taman Eden itu letaknya benar-benar di surga, tetapi apabila letaknya di Surga, kenapa Adam & Hawa bisa keluar dari Taman Firdaus secara begitu saja tanpa menggunakan kendaraan turun dari surga ke bumi ? Banyak orang telah berusaha untuk mengungkapkan rahasia dimana letaknya taman Eden, mulai dari Calvin sampai para ahli sejarah maupun ahli geologi jaman sekarang. Ada yang menduga letaknya di Mesir, di Mongolia, di Turki, di India, di Irak dsb-nya, tetapi tidak ada yang bisa memastikannya 100%. Bahkan menurut Wikipedia

bahasa Inggris, Taman Firdaus itu bisa juga letaknya di daerah Indonesia sekarang yang mereka sebut sebagai Sundaland. Kalau kita mencari letak lokasi taman Eden maka seharusnya kita mulai dari Alkitab, sebagai titik awalnya sebab dari situ pertama kalinya kita mengetahui keberadaannya taman Eden. Menurut Alkitab letak taman Eden itu dibagian timur, ini dilihat berdasarkan titik pandang si pencerita, karena penulisnya orang Yahudi, maka yang dimaksud otomatis bagian timur dari Israel. Menurut Alkitab “Ada suatu sungai yang mengalir Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang.” (Kej. 2:10) Nama ke empat sungai itu ialah Hiddekel, Perath, Pison dan Gihon Dua sungai pertama telah bisa di identitaskan: Hiddekel = Tigris dan Perath = Efrata, maka dari itulah banyak orang beranggapan bahwa taman Eden berada di daerah Mesopotamia selatan (daerah sekitar Irak sekarang) dimana sungai Tigris dan Efrata mengalir di jaman sekarang ini. Yang tidak atau belum bisa di identitaskan adalah kedua sungai terakhir Pison dan Gihon. Banyak yang menduga bahwa Gihon berada di Etiopia, karena tercantum dalam Alkitab bahwa sungai Gihon mengelilingi tanah Kusy (Kej. 2:13). Kusy dalam Alkitab biasanya diartikan sebagai Etiopia. Sedangkan sungai Pison berada di bagian tanah Arab, seperti yang tercantum di Kej 2:11 sungai Pison mengelilingi tanah Hawila = tanah dibagian Arab. Menurut Alkitab ribuan th setelah Adam diusir dari taman Eden terjadi air bah yang menghancurkan dunia ini. Air bah tersebut telah memporak porandakan dan mengubur sebagian besar hutan-hutan maupun taman-taman sebelumnya. Lapisan dari endapan tanah yang bermil-mil tebalnya, menjadi saksi bisu dari terjadinya kerusakan tersebut. Bahkan sebagian besar dari permukaan bumi ini telah tenggelam dan berada dibawah permukaan laut. Dr. Juris Zarins dari Southwest Missouri State University di

Springfield, telah mengadakan penilitian lebih dari 10 th untuk mengungkapkan rahasia dimana letaknya taman Eden. Ia tidak hanya sekedar membaca dan menghafal seluruh ayat-ayat di Alkitab yang ada kaitannya dengan Taman Eden, bahkan ia menyelidiki foto-foto dari satelit, dan berdasarkan hasil penelitiannya ternyata taman Eden itu telah tenggelam dan sekarang berada dibawah permukaan laut di teluk Persia. Bagi mereka yang tertarik dan ingin membaca hasil reset nya yang dilakukan secara ilmiah, silahkan baca kutipan dari Smithsonian Magazine lengkap dengan foto-foto dari satelit (LANDSAT), di http://www.ldolphin.org/eden/ Mang Ucup Email: mang.ucup@… Homepage: www.mangucup.org e-mail: radityo_dj@…  blog: http://mediacare.blogspot.com

About these ads

10 responses to “Re: Telah ditemukan lokasi Taman Eden

  1. Untuk Nur Agustinus. Terima kasih atas pengiriman Majalah Ufo. Saya sudah dapat lengkap dnegan CD. Saya bingun lewat email Yahoo, baru mengerti setelah menerima majalah-majalah tersebut. Tuhan berkati semua upaya tersebut. Bagi saya UFO adalah berita dan cerita menarik yang perlu kita telusuri bersama apa gerangan rahasia alam ini.

    Tentang Taman Eden, memang saya ada sudah dan sedang meneliti Dimana Keberadaan Taman Eden yang sebenarnya. Hasil penelitian telah diberi judul “Mengungkap Kasus Hilangnya Taman Firdaus” dan telah diberi kata pengantar oleh alm Prof Dr. Astrid Susanto Sunario, Phd. Masih belum cetak dan sedang dalam tahap persiapan.

    Bila dicetak akan menjadi berita yang menarik untuk diperbincangkan. Sebab semua yang diteritakan adalah terbalik dan sengaja dibuat demikian oleh Nabi Musa atas arahan dari malaikat yang membimbingnya dalam perjalanan menuju tanah terjanji.

  2. Dalam kitab perjanjian lama disebutkan bahwa Allah menciptakan sebuah makhluk mirip manusia. Pada akhirnya makhluk tersebut di musnahkan oleh Allah karena sering berperang.Jadi setelah mahkluk itu musnah, Allah menciptakan Adam dan Hawa sebagai khalifah di bumi.Adam dan Hawa adalah manusia sempurna pertama.Dalam Al-qur’an pun terdapat ayat-ayat tentang penciptaan Adam dan Hawa.

  3. Kalau tidak salah di pasal 3, ada juga penciptaan manusia. Jadi sebelum penciptaan manusia di taman Eden, sudah ada manusia yang diciptakan. Tentang nama manusia pertama; nama Adam dan Hawa itupun muncul setelah pembunuhan Kain dan Habel.

  4. Apakah Adam manusia pertama di bumi? Atau apakah manusia pertama dalam Kejadian yang diciptakan pada hari keenam merujuk kepada Adam dan Hawa?

    Kalau kita ikuti urutan penciptaan langit dan bumi dari yg tidak ada (Ex nihilo) menjadi ada, maka itu adalah kebenaran yg hakiki. Urutan kisah penciptaan mulai hari pertama sampai hari ketujuh Allah berhenti (Kejadian 1:1-31). Di hari keenam Allah menciptakan manusia. Pada pasal 2 adalah keterangan penciptaan. Kejadian 2:4b-5:” …Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, –2:5 belum ada semak apa pun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apa pun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;” Ayat ini adalah penjelasan penciptaan hari pertama sampai hari kelima, sebab belum ada semak apapun dan belum ada manusia dan Kejadian 2:6-7 adalah penjelasan hari keenam, dimana Allah menjadikan manusia pertama. Artinya urutannya jelas bahwa Adam adalah manusia pertama. Bagaimana kita tahu bahwa manusia pertama itu adalah Adam? ayat 8 menjelaskan bahwa Allah menempatkan manusia yg dibentuk-Nya itu( band. ayat 15). Siapakah yg dimaksud manusia yg dibentuk-Nya itu? Yaitu manusia menurut gambar dan rupa Allah. Terus Kej.3:20: ”Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup.” Ini menjelaskan bahwa perempuan yg duluan diberi nama oleh manusia pertama yg belum punya nama. Hawa adalah istri manusia pertama. Kej.4:1..manusia bersetubuh dengan Hawa isterinya..lahir Kain dan Habel. Apakah manusia pertama ini Adam? Kita lihat ayat selanjutnya (25): ”Adam bersetubuh pula dengan isterinya, lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Set, sebab katanya: “Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habel; sebab Kain telah membunuhnya.” Penjelasan: Perempuan itu adalah Hawa; manusia adalah Adam. Ay 25 menjelaskan lahirlah Set sebab Allah telah mengaruniakan anak yang lain sebagai ganti Habel, yg telah dibunuh Kain. Bukankah ini sudah sangat jelas membuktikan siapa manusia pertama yaitu Adam? Selanjtnya lihat Kej.5:1-4:1 Inilah daftar keturunan Adam. Pada waktu manusia itu diciptakan oleh Allah, dibuat-Nyalah dia menurut rupa Allah;5:2 laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Ia memberkati mereka dan memberikan nama “Manusia” kepada mereka, pada waktu mereka diciptakan.5:3 Setelah Adam hidup seratus tiga puluh tahun, ia memperanakkan seorang laki-laki menurut rupa dan gambarnya, lalu memberi nama Set kepadanya.5:4 Umur Adam, setelah memperanakkan Set, delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.” Kejadian pasal 1 dijelaskan di Kejadian pasal 2. kejadian pasal 2 diperjelas lagi di pasal 3 demikian hingga pasal 5. sehingga terlihat siapakah yg dimaksud sebagai manusia dan siapa sebagai perempuan. Manusia=Adam, perempuan=Hawa. Sebenarnya kenapa pada penciptaan manusia pertama sepertinya hanya laki-laki saja yang disebut manusia dan sepertinya Hawa bukan manusia? Kejadian 5:2 menjelaskan bahwa manusia adalah nama makhluk (laki-laki dan perempuan)yang merupakan gambar dan rupa Allah itu. Adam dan Hawa nama pribadi.

    Benarkah manusia pertama dibuat di Taman Eden?

    Ini keliru. Kejadian 2:8 menjelaskan: ”Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.” Artinya Allah menciptakan manusia dulu, kemudian membuat taman di Eden lalu menempatkan manusia di sana. Ini diperkuat ayat 15: ”TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.” Ini sekaligus menjelaskan bahwa Taman Eden bukanlah semacam Laboratorium genetika.

    Tentang Lokasi Taman Eden

    Tentang beragama ada yang disebut iman. Dalam Alkitab Ibrani 11:1 “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” Penjelasan lokasi Taman Eden di Alkitab adalah Kejadian 2:8…Tuhan Allah membuat taman di Eden, di sebelah Timur..” Pertanyaannya, dimanakah maksudnya sebelah timur ini? Saya setuju bahwa bisa saja sebelah timur di situ adalah sebelah timur tempat siapa yang menulis Kitab Kejadian ini, yang diyakini adalah Musa. Tapi siapa yang tahu dimana saat itu Musa menulis Kitab Kejadian. Yang pasti Musa hingga matinya, ia tidak pernah sampai ke Tanah Kanaan (Israel sekarang). Tetapi karena Alkitab menjelaskan bahwa Taman Eden dialiri empat sungai yaitu Pison, Gihon, Tigris dan Efrat. Masalahnya ada dua nama sungai itu sudah tidak ditemukan atau mungkin sudah berubah nama. Nah, kalau ada daerah yang bila ke empat sungai itu ditemukan dan posisinya cocok dengan penjelasan Kejadian 2:8-14, sekalipun mungkin dua nama sungai dimaksud tidak sama lagi sekarang, maka itulah dia posisi atau lokasi Taman Eden.
    Permasalahan adalah apakah bentuk Taman Eden yang dulu saat Adam dan Hawa bisa ditemukan juga sekarang, yang di dalamnya ada pohon kehidupan, pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat? Di sinilah iman diperhadapkan. Menurut keyakinan Kekristenan bahwa Taman Eden adalah surga itu sendiri atau gambaran surga itu sendiri. Saat itu di sana kemuliaan Allah dan Hadirat Allah berkuasa di sana. Itu sebab dalam Kejadian 3:8 sampai sampai manusia mendengar bunyi langkah Tuhan Allah.

  5. wew mungkinkah mungkinkah nih ya…..q seh setengah percya setengha enggak bukanya q gak percaya sama tuhan ..mungkinkah tuhan yang di sebut2 oleh manusia itu dan malaikat adalh bangsa annunaki…? allahu alam…

  6. Ok juga… thanx buat informasinya…
    skrng aq mau buka alamat yg di atas tuh…
    cz udah penasaran….

  7. anda menulis seolah-olah anda ilmuwan, padahal sebenarnya anda org yg kurang cerdas.

  8. (KEJADIAN 2)
    “Tuhan Allah membuat TAMAN DI EDEN, menempatkan manusia di sebelah timur wilayan eden, menumbuhkan TANAMAN DARI BUMI YANG MENARIK DAN BAIK UNTUK DIMAKAN BUAHNYA,
    (***Taman Eden tidak ada di bumi, nama sungai di bumi diambil dari eden***)

    (Kejadian 6:1-4)
    “Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. Berfirmanlah TUHAN: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja.”Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.
    (****”anak-anak Allah” = Keturunan Adam yang ada di eden sebelum adam dan hawa jatuh kedalam dosa. [banyak]. ada jalan diantara eden dan bumi; ‘Penyebrangan dari alam tingkat pertama(bumi) – alam tingkat ke 2 (Daerah khusus eden), namun portal langsung untuk ke eden sudah di tutup,,, saya memakai istilah portal karena didunia ini tidak ada yang baru, kita diciptakan menurut rupa dan gambar-Nya yang juga adalah creator******)

    (Ayub 1:6)
    “Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap Tuhan dan diantara mereka datanglah juga iblis.”
    (******didunia tingkat 2 (Daerah Khusus eden) Allah turun dari Alam tingkat 3 (Surga dan tahta ALLAH) bertemu dengan Anak-anak Allah. dan iblis ada di alam tingkat 2 (alam roh), tetapi iblis tidak bisa ke alam tingkat 3 (surga)*****).

    Jaerock Lee

  9. Anak-anak Allah di Eden, adalah keturunan Adam dan Hawa sebelum jatuh ke dalam dosa. (ada banyak). bisa ke bumi dan eden. namun jalur tersebut telah di blokir.
    buktinya Piramida yang mereka bangun di Mesir.

    Kain dan Habel, adalah anak Adam dan Hawa di bumi setelah di usir dari taman eden.

  10. DAHSYAT !!! RAHASIA SURGA Mulai Terungkap (Referensi: Penglihatan Rev Dr Jaerock Lee)
    Rahasia-rahasia Surga:

    1. Taman Eden

    Taman Eden berada di langit kedua (ingat, bukan kerajaan surga tingkat kedua!), berada di dunia roh, tetapi berbeda dengan dunia roh yang ada di langit ketiga. Langit tingkat kedua bukan merupakan dunia roh sepenuhnya karena ia hidup berdampingan dengan dunia fisik. Taman Eden adalah suatu bagian dari daerah yang bernama Eden.

    Dengan kata lain, Taman Eden berada di antara dunia fisik dan dunia roh. Adam, manusia pertama adalah roh yang hidup tetapi ia masih memiliki tubuh fisik yang terbuat dari debu tanah (Kej 1:28; 3:19). Bahkan setelah Adam keluar dari Taman Eden karena ketidaktaatannya kepada Firman Allah yang melarang untuk memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat, anak-anak dari Adam yang tinggal di Taman Eden masih hidup sampai sekarang sebagai roh yang hidup dan tidak mengalami kematian.

    Taman Eden adalah tempat yang kekal dan penuh kedamaian, di mana tidak ada kematian. Taman Eden ini dikelola oleh kuasa Allah dan dikendalikan oleh aturan dan tata tertib yang sudah ditetapkan Allah, walaupun di sana tidak ada matahari, bulan atau bintang, keturunan Adam secara alami mengetahui waktu untuk bergerak, beristirahat, dsb.

    Keadaan Taman Eden sangat mirip dengan bumi, dipenuhi dengan berbagai tanaman, hewan dan serangga. Taman Eden juga memiliki alam yang indah dan tidak terbatas, namun di sana tidak ada gunung yang tinggi, hanya bukit-bukit yang rendah. Di sana terdapat padang yang penuh dengan pohon dan bunga juga terasa terpaan cahaya yang lembut, langit yang biru, awan yang putih bersih dengan beragam bentuk. Bunga-bunga di sana juga mengeluarkan keharuman yang lembut, laut dan danau dan pasir yang bercahaya, ikan berwarna-warni, buah-buah yang besar dan lezat, hewan-hewan melakukan hal-hal yang lucu, bermain di dataran yang luas dengan penuh kedamaian.

    Orang orang di Taman Eden tidak mengalami kuasa penebusan dari Yesus Kristus karena memang tidak berdosa, namun menikmati kehidupan yang kekal, bisa makan dan bersenang-senang semau mereka, tidak perlu bekerja untuk mendapatkan sesuatu, tidak ada kecemasan, ketakutan dan kekuatiran, yang ada hanyalah sukacita, kesenangan dan dan damai sejahtera.

    Pada umumnya orang-orang di Taman Eden tidak berpakaian, kecuali para pemimpin mereka. Orang-orang yang telanjang di sana tidak merasa malu ataupun pikiran cabul karena mereka tidak memiliki sifat dosa dan tidak ada sifat jahat di dalam hati mereka. Sifat yang mereka miliki adalah seperti bayi yang baru dilahirkan yang suka bermain-main dengan bebasnya dalam keadaan telanjang. Para pemimpin mereka yang mengenakan pakaian itu hanyalah untuk menunjukkan posisinya, bukan untuk menutupi, melindungi atau mendandani mereka.

    Taman Eden adalah suatu tempat yang sangat luas dan besar sehingga anda tidak dapat membayangkan berapa besarnya, yang pasti jauh lebih besar bumi. Namun, seindah-indahnya Taman Eden masih lebih indah tempat yang bernama Firdaus.

    2. Firdaus

    Mulai dari Firdaus sampai dengan Kota Yerusalem Baru, semuanya berada di langit ketiga.
    Firdaus memiliki letak paling jauh dari Tahta Allah, memiliki cahaya kemuliaan Allah yang paling sedikit, dan merupakan tempat yang paling rendah di surga. Tempat bagi mereka yang memiliki ukuran iman yang paling kecil yakni bagaikan “rumput kering atau jerami” (I Kor 3:12-15). Tempat bagi orang-orang yang menerima keselamatan walaupun tanpa pahala, karena belum sempat melakukan apa-apa bagi Tuhan atau sudah melakukan sesuatu bagi Tuhan tetapi pekerjaannya “terbakar”, tidak tahan uji. Sekalipun demikian, Firdaus masih jauh lebih indah dibandingkan bumi ini, bahkan lebih indah dibandingkan Taman Eden.

    Firdaus adalah suatu dataran yang luas, banyak padang rumput yang tertata rapi dan taman-taman yang indah. Banyak malaikat yang memelihara dan menjaga tempat ini. Ada kicauan burung-burung yang sangat jelas dan bergema ke seluruh Firdaus. Burung-burung di sana mirip dengan dengan yang di bumi, hanya sedikit lebih besar dan memiliki bulu-bulu yang indah, mereka berkicau seperti nyanyian dengan suara yang sangat menyenangkan. Demikian juga dengan pohon-pohon dan bunga-bunga di taman begitu segar dan indah.

    Kehidupan di Firdaus penuh dengan kebahagiaan dan sukacita di dalam kebenaran, karena di sana tidak ada kejahatan dan setiap orang selalu mengutamakan kepentingan orang lain dan saling melayani dengan kasih. Betapa menyenangkan. Di sana tidak ada kecemburuan atau iri hati atau sakit hati atau benci jika seseorang diberi sesuatu oleh Allah lebih baik baik dibandingkan yang lain, sebaliknya mereka merasa bahagia dan gembira melihat orang lain menerima sesuatu yang lebih baik dibandingkan dirinya, karena Allah “membalas” seseorang menurut iman dan perbuatannya.

    Orang-orang di Firdaus adalah orang-orang yang sudah mengalami kuasa penebusan dari Yesus dan dapat memanggil Allah sebagai “Bapa” karena mereka sudah menerima Yesus Kristus dan merasakan tuntunan Roh Kudus, jadi mereka merasakan kebahagiaan yang tidak dapat dibandingkan dengan kebahagiaan Taman Eden, apalagi dengan kebahagiaan di dunia ini.
    Orang-orang yang ada di Firdaus mengenakan jubah putih, namun tidak ada variasinya dan tidak mengenakan mahkota. Mereka juga tidak menerima upah pribadi (kekayaan atau rumah), karena mereka tidak melakukan sesuatu apapun bagi Kerajaan Allah selama mereka hidup di bumi ini.

    Di Firdaus ini mengalir Sungai Air Kehidupan yang sumbernya berasal dari Kota Yerusalem Baru, dari Takhta Allah, yang mengalir dan menyegarkan segala sesuatu. Sungai Air Kehidupan ini menggambarkan hati Allah yang jernih dan indah cemerlang, tanpa kegelapan, tanpa cacat, yang lengkap dan sempurna dalam segala hal.

    Orang-orang yang seperti apa yang masuk ke Firdaus?

    Orang yang bertobat sebelum kematiannya dan dengan iman menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
    Contoh: Salah satu penjahat yang berada di sebelah Yesus waktu mereka tersalib (Lukas 23:39-42). Tetapi anda jangan berpikir, kalau begitu saya seperti dia saja, sebelum meninggal baru bertobat, ini adalah gagasan yang keliru, sebab tidak setiap orang dapat menerima Yesus tepat sebelum mati, dan juga karena iman tidak dapat diberikan dengan segera. Karena itu, anda harus menyadari bahwa kasus penjahat yang di sebelah Yesus adalah sangat jarang.
    Orang yang imannya tidak bertumbuh.
    Meskipun ada seseorang menerima Yesus Kristus dan memiliki iman, mereka akan menerima keselamatan tanpa upah dan masuk ke Firdaus, jika tidak ada pertumbuhan dalam iman mereka. Bukan hanya Kristen yang masih baru, tetapi juga termasuk Kristen yang sudah lama, karena mereka tetap berada tingkatan iman yang paling bawah.
    Orang yang mundur dalam imannya karena menghadapi ujian
    Orang yang tadinya setia namun imannya berangsur-angsur menurun dan menjadi suam rohani karena berbagai alasan dan hampir-hampir tidak menerima keselamatan. Jikalau bukan Tuhan yang berkemurahan dan memberikan iman kepada orang tersebut, maka orang itu tentunya akan binasa.

    Jadi, Firdaus adalah tempat bagi mereka yang sudah menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi, namun tidak atau belum melakukan apapun dengan iman mereka bagi Kerajaan Allah.

    3. Kerajaan Surga Tingkat Pertama

    Ini adalah tempat yang lebih indah dan lebih dekat ke Tahta Allah dibandingkan dengan Firdaus.

    Ini Adalah tempat bagi mereka yang sudah menerima Yesus Kristus dan berusaha untuk hidup sesuai Firman Allah, namun tidak dapat dilakukan dengan segera. Seperti halnya seorang bayi yang pertama-pertama belajar jalan namun mengalami jatuh bangun. Namun demikian, setiap orang yang berada di Kerajaan Surga yang pertama, diberi sebuah mahkota karena mereka sudah berusaha untuk hidup sesuai Firman Allah walaupun perbuatan mereka tidak memadai. Ini adalah tempat untuk orang yang mempunyai ukuran iman yang kedua, “kayu”, diselamatkan oleh Tuhan walaupun tanpa pahala, karena pekerjaannya “terbakar”, tidak tahan uji.

    Jika orang –orang di Firdaus tidak memperoleh upah pribadi dari Allah, maka di Kerajaan Surga yang pertama, Allah memberikan kepada masing-masing orang, rumah dan mahkota sebagai upah pribadi. Namun tempat tinggal mereka bukan rumah- rumah terpisah, melainkan berbentuk bangunan bertingkat seperti apartemen di dunia serta berbagai sarana yang menyenangkan; sarana-sarana ini tidak pernah menjadi usang atau rusak karena malaikat-malaikat selalu memeliharanya supaya kondisinya tetap dalam keadaan yang terbaik.

    Memiliki rumah di surga adalah merupakan kemuliaan tersendiri, jadi setiap orang di kerajaan surga pertama, merasakan kebahagiaan dan keindahan yang melebihi Firdaus.

    Jika di Firdaus tidak ada malaikat-malaikat yang melayani, maka di kerajaan surga yang pertama ini terdapat malaikat-malaikat yang membantu anak-anak Allah walaupun bukan pelayanan khusus kepada orang-orang tertentu. Dan Di dekat sungai air kehidupan terdapat bangku-bangku yang terbuat dari emas.

    4. Kerajaan Surga Tingkat Kedua

    Mereka yang masuk ke dalam kerajaan Surga yang kedua adalah mereka yang memiliki jenis iman yang telah berhasil lulus dari pencobaan atau ujian yang berat dan menerima upah yang jauh melebihi yang ada di Firdaus ataupun di Kerajaan Surga Pertama.

    Karena itu jika dibandingkan, maka kebahagiaan seseorang yang masuk ke Kerajaan Surga Pertama itu seperti ikan mas dalam aquarium, dan orang yang masuk Kerajaan Surga Kedua itu bagaikan seekor ikan paus yang berada di lautan pasifik yang luas.

    Jika rumah-rumah di Kerajaan Surga Pertama itu seperti bangunan bertingkat yang sekaligus buat banyak orang, maka setiap orang yang masuk di Kerajaan Surga Kedua menerima rumah bertingkat satu yang sepenuhnya milik sendiri dan terpisah dari rumah yang lain, bukan milik rame-rame. Dan anda bukan saja diberikan rumah, tetapi juga beserta satu perlengkapan yang anda pilih sendiri, yang paling menyenangkan hati anda; misalnya sebuah danau, atau sebuah kolam renang yang dihiasi dengan emas dan batu permata, atau jika anda suka berjalan-jalan, anda akan diberikan sebuah jalur untuk berjalan kaki yang melewati taman bunga dan tanaman-tanaman yang sangat indah dan menakjubkan. Karena itu jika orang yang berada di Kerajaan Surga Kedua ingin menikmati fasilitas yang lain, maka mereka dapat mengunjungi tetangga-tetangga di sebelah mereka.

    Kerajaan Surga Kedua memiliki keadaan yang jauh lebih baik dibandingkan Kerajaan Surga Pertama dalam semua aspek, namun tentu saja masih kalah jauh bila dibandingkan Yerusalem Baru.

    Jadi Kerajaan Surga Kedua adalah tempat bagi mereka yang hidup menurut Firman Allah dan sudah melakukan tugas kewajiban mereka, tetapi hati mereka belum sepenuhnya disucikan / dikuduskan.

    Jadi maksudnya di sini adalah mereka bisa melakukan Firman Allah dan tugas kewajiban mereka, namun belum sampai melakukannya dengan hati yang penuh kasih, sukacita, dan ucapan syukur karena mereka belum sampai ke tingkat kasih yang seperti demikian. Mereka yang memiliki ukuran iman ketiga ini sudah membuang semua perbuatan dosa yang kelihatan dari luar, tetapi masih saja ada keinginan dosa dalam hati mereka.

    Karena itu untuk bertumbuh dari ukuran iman ketiga menjadi ukuran iman keempat adalah sangat penting memiliki usaha untuk membuang dosa sampai setuntas-tuntasnya, bahkan kalau perlu sampai mencucurkan darah.

    Rumah di kerajaan Surga kedua memiliki pelat pintu yang tertulis sebuah nama, sangat indah dan bersinar cemerlang, ditulis dalam aksara surgawi yang kelihatannya seperti huruf Ibrani atau Arab. Selain memiliki rumah sendiri, mereka juga menerima mahkota kemuliaan (I Petrus 5:2-4, mahkota diberikan karena memberikan teladan menuruti Firman Allah).

    5. Kerajaan Surga Tingkat Ketiga

    Adalah tempat bagi mereka yang menjadi Mempelai Wanita Tuhan dan anak-anak Allah yang sejati yang akan berbagi kasih sejati dengan Allah, selama-lamanya; yakni mereka yang mencerminkan hati Allah yang kudus dan menguduskan diri mereka sendiri sepenuhnya dengan membuang segala jenis kejahatan.

    Ini adalah tempat yang jauh lebih dibandingkan kerajaan Surga yang kedua. Rumah-rumah yang berada di kerajaan Surga yang ketiga ini jauh lebih bagus dan cemerlang daripada rumah-rumah yang ada di kerajaan Surga yang kedua.

    Dan mulai dari kerajaan Surga yang ketiga inilah malaikat-malaikat akan diberi tugas oleh Tuhan untuk melayani setiap orang yang tinggal di tempat ini. Di Firdaus, kerajaan Surga pertama, dan kerajaan Surga kedua ada malaikat-malaikat yang kadang-kadang membantu anak-anak Allah, tetapi tidak ada malaikat yang melayani secara pribadi sebagai tuan mereka. Nah, di tempat inilah malaikat-malaikat akan melayani anak-anak Allah yang sejati karena mereka sudah sangat mengasihi Allah dan menyenangkan hati-Nya.

    Jika anda masuk ke dalam kerajaan Surga yang ketiga ini, anda tidak hanya mempunyai malaikat yang melayani anda secara pribadi, tetapi juga ada malaikat yang memelihara rumah anda, yang mengantarkan dan membantu orang-orang yang mengunjungi rumah anda.
    Bila para penghuni kerajaan Surga yang kedua memperoleh rumah bertingkat satu dan satu barang/fasilitas yang diingini dan mahkota kemuliaan, maka para penghuni di kerajaan Surga yang ketiga memperoleh rumah yang bertingkat banyak dan segala barang/fasilitas yang mereka ingini dan malaikat-malaikat pribadi dan mahkota kehidupan (Wahyu 2:10).
    Rumah-rumah di tempat ini adalah bangunan yang bertingkat banyak, begitu anggun dan sangat besar ukurannya, dihiasi dengan sangat indah sehingga tidak ada konglomerat manapun di dunia ini mampu menirunya.

    Di kerajaan surga yang ketiga terdapat banyak permata, juga diberikan hewan-hewan atau burung-burung yang jauh lebih indah, lebih cerdas, lebih menyenangkan dibandingkan dengan hewan-hewan yang ada di Firdaus / kerajaan surga yang pertama / kerajaan yang kedua.
    Ketika anda membuka hati anda dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi anda, maka Roh Kudus dating dan mengajar anda tentang dosa, kebenaran, dan penghukuman, dan membuat anda menyadari kebenaran. Bilamana anda menaati Firman Allah, membuang segala jenis kejahatan dan dikuduskan, maka ukuran iman anda meningkat ke ukuran iman yang keempat.

    Ini adalah tempat bagi mereka yang sudah sepenuhnya disucikan / dikuduskan, tapi tidak setia dalam segenap rumah Allah.

    Selain orang-orang yang sangat mengasihi Allah dan menguduskan dirinya bisa masuk ke kerajaan surga yang ketiga, anda juga bisa masuk ke tempat ini jika anda memiliki iman untuk menjadi martir, yakni berani mengorbankan segala sesuatu termasuk nyawa sekalipun.
    Jadi, orang-orang di kerajaan surga yang ketiga ini adalah bagaikan raja-raja yang memerintah selamanya dengan pelayanan malaikat-malaikat.

    6. Kota Yerusalem Baru

    Adalah tempat yang paling indah di surga, penuh dengan kemuliaan Tuhan, tempat di mana terdapat Tahta Allah, istana Tuhan dan Roh Kudus, serta rumah-rumah dari orang-orang yang sangat menyenangkan hati Allah dan memiliki ukuran iman yang paling tinggi, yakni iman yang bagaikan “emas”.

    Anda tidak saja harus mencerminkan hati Allah tetapi juga melakukan tugas kewajiban anda sepenuhnya seperti yang dilakukan oleh Tuhan Yesus.

    Yerusalem Baru adalah tempat bagi mereka yang memiliki ukuran iman yang kelima (emas) dan bukan saja menguduskan hati mereka sepenuhnya tetapi juga setia dalam segenap rumah Allah. Setia dalam segenap rumah Allah artinya melakukan tugas-tugas lebih dari apa yang diharapkan, seperti iman Kristus sendiri yang mentaati kehendak Bapa sampai mati tanpa mempedulikan nyawa sendiri; karena itu mereka yang setia dalam segenap rumah Allah tidak melakukan pelayanan dengan pikiran dan pendapat mereka sendiri, melainkan dengan hati Tuhan, hati yang rohani. Jadi sebagaimana yang Yesus lakukan, anda pun harus mampu menuruti kehendak Allah tanpa syarat, itulah iman yang membawa anda masuk ke Yerusalem Baru. Tuhan memurnikan anak-anakNya supaya mereka mereka memiliki iman yang seperti emas.

    Iman yang menyenangkan hati Allah adalah jenis iman, yang benar-benar memuaskan hati Allah, sehingga Allah ingin menggenapi permintaan dan keinginan anak-anakNya sebelum mereka memintanya.

    Yerusalem Baru juga disebut Kota Surgawi yang kudus, sangat indah, seperti seorang perempuan telah mempersiapkan dirinya untuk suaminya.

    Orang-orang yang ada di Kota Yerusalem Baru mempunyai hak istimewa untuk bertemu Tuhan berhadapan muka, karena Tahta-Nya ada di sana.

    Yerusalem Baru juga disebut “Kota Mulia” karena jika anda tinggal di sana, anda akan menerima kemuliaan dari Tuhan untuk selama-lamanya. Temboknya terbuat dari batu permata yaspis, dan istana-Nya terbuat dari emas murni yang transparan. Ada 3 pintu gerbang pada setiap sisi temboknya, sisi utara, selatan, timur, dan barat. Ada seorang malaikat yang menjaga setiap pintu gerbang. 12 batu dasar dari istana dibuat dari 12 batu permata yang berlainan.

    Yerusalem Baru adalah tempat yang memiliki tingkat kebahagiaan, keindahan, dan kemuliaan yang tertinggi dibandingkan tempat-tempat lain.

    Di Yerusalem Baru, Anda dapat melihat Allah berhadapan muka dan hidup bersama Allah, serta orang-orang yang anda kasihi untuk selama-lamanya.

    Bila anda berhasil masuk Yerusalem Baru, maka anda akan dihormati oleh malaikat-malaikat surgawi, bahkan semua orang di surga. Lagipula, malaikat pribadi anda akan melayani seperti seorang raja, memenuhi semua kebutuhan dan keinginan anda dengan sempurna. Anda akan diperlakukan seperti seorang pangeran atau seorang puteri bagaikan cerita-cerita dongeng.

    Di Yerusalem Baru selalu ada Perjamuan. Kadangkala Bapa yang mengadakan perjamuan atau kadangkala Yesus atau Roh Kudus yang melakukannya. Anda akan sangat menikmati sukacita kehidupan surgawi melalui perjamuan ini. Anda dapat merasakan kelimpahan, kemerdekaan, keindahan, dan sukacita dalam sekejap mata melalui perjamuan-perjamuan ini.

    Bilamana anda ikut serta dalam perjamuan yang diadakan oleh Bapa, maka anda akan dikenakan pakaian terbaik dan perhiasan yang terbaik, dan menikmati makanan dan minuman yang terbaik juga. Anda akan menikmati musik, pujian, dan tarian yang indah mempesona. Anda dapat melihat malaikat-malaikat menari atau kadangkala anda sendiri dapat menari untuk menyenangkan Allah. Teknik-teknik dari para malaikat lebih indah dan sempurna, namun Allah lebih senang dengan bau harum yang keluar dari hati anal-anakNya yang mengenal isi hati-Nya dan kasih-Nya.

    Keadaan alam di sini juga sangat indah, ada laut yang sangat jernih dan bening bagaikan kristal. Ada berbagai jenis ikan, jika orang-orang mendekatinya, mereka menyambutnya dengan menggerak-gerakkan sirip mereka dan menyatakan kasih mereka. Juga terdapat batu-batu karang yang beraneka warna yang mengelompok dan mengayun, setiap kali mereka bergerak, mereka mengeluarkan cahaya warna-warni yang sangat indah. Anda dapat berkeliling dengan menggunakan kapal untuk menyaksikan alam surgawi yang sangat menakjubkan.

    Rumah-rumah yang ada di Yerusalem Baru itu seperti istana-istana baik dalam ukuran dan keindahannya. Semuanya dibuat menurut selera dari pemiliknya; sangat beraneka ragam dan unik; juga dihiasi dengan berbagai macam permata, berbagai macam warna dan cahaya yang dipancarkan dari permata-permata membuat anda merasakan keindahan dan kemuliaan yang tak terlukiskan. Juga mengalir sungai air kehidupan; terdapat juga taman yang sangat indah dengan berbagai bunga, pohon, dan rumput. Juga terdapat air terjun.

    Permata-permata yang terdapat di Yerusalem Baru: Yaspis / Jasper, Nilam / Sapphire, Mirah / Chalcedony / White Agate, Zamrud / Emerald, Unam / Onyx, Sardis / Sardius, Ratna Cempaka / Topaz, Beril / Berryl, Krisolit / Chrysolite, Krisopras / Chrysoprase, Lazuardi / Jacinth, Kecubung / Amethyst. (Wahyu 21:19-20)

    Jadi orang-orang yang masuk ke Yerusalem Baru adalah:

    Orang-orang yang dengan iman menyenangkan Hati Tuhan
    Orang-orang yang memiliki roh yang sempurna seperti Hati Tuhan
    Orang-orang yang menggenapi tugasnya dengan sukacita sebagai Martir
    Orang-orang yang menyatu dengan Allah dengan segenap hidup mereka

    Orang-orang ini sangat mengasihi Tuhan dan Bapa, sekalipun tidak ada surga, mereka tidak merasa rugi atau menyesal. Ada kebahagiaan dan sukacita di dalam hati mereka untuk berbuat sesuai dengan firman Allah dan bekerja bagi Tuhan; orang-orang ini juga telah mengatasi berbagai ujian / cobaan dengan iman, pengharapan, dan kasih; telah memimpin banyak orang kepada jalan keselamatan dengan firman Allah yang hidup dan dengan kuasa Allah, mengasihi Allah itu yang pertama dan yang utama.

    Bila anda masuk Yerusalem Baru, anda juga akan menerima mahkota yang paling mulia dan paling indah di surga, yakni Mahkota Emas / Mahkota Kebenaran (Wahyu 4:4, II Tim 4:8)

    7. Takhta Allah dan Takhta Anak Domba

    Takhta Allah Bapa adalah Tempat yang paling dahsyat dan mengagumkan, paling berkilauan dan cemerlang, terletak di pusat surga dan seluruh alam semesta / jagad raya.

    (Takhta Allah ini berbeda dengan takhta Allah yang ada di Yerusalem Baru; takhta Allah yang ada di Yerusalem Baru adalah tempat Allah sendiri turun saat anak-anakNya menyembah atau mengadakan pesta)

    Takhta Allah Bapa ini (Wahyu 4:2-11) dilingkupi oleh suatu pelangi yang sangat cemerlang bagaikan zamrud rupanya dan Allah yang berada di TakhtaNya itu bagaikan permata yaspis dan permata sardis. Dari Takhta itu keluar kilat dan bunyi gemuruh yang menderu, terdapat 7 obor (Roh Allah) yang menyala-nyala di hadapan Takhta itu. Di hadapan Takhta juga terbentang seperti laut kaca dan sejernih kristal.

    Di dekat dan sekeliling Takhta itu terdapat 4 mahluk yang masing-masing bersayap enam dan penuh dengan mata, juga terdapat 24 takhta dari tua-tua (12 Rasul “Hujan Awal” dan 12 Rasul “Hujan Akhir”) dan jutaan malaikat.

    Takhta Allah / tempat tinggal Allah ini merupakan suatu tempat tersendiri, berada pada dimensi yang lain dari Yerusalem Baru. Takhta tersebut sedemikian indah, menakjubkan, megah, anggun dan besar, sehingga jauh melampaui pemahaman dan pengertian akal manusia.

    Di sebelah kanan Takhta Allah yang gilang-gemilang juga terdapat Takhta Anak Domba yang sangat bercahaya dengan Terang Kemuliaan. Anak Domba itu adalah Tuhan Yesus Kristus. Takhta Anak Domba jelas berbeda dengan Takhta Allah Bapa, namun Allah Tritunggal (Bapa – Anak – Roh Kudus) memiliki Hati, Sifat, dan Kuasa yang sama.

    Oleh Karena Takhta Allah dan Takhta Anak Domba bercahaya sedemikian terangnya, jauh lebih terang daripada matahari, maka surga tidak memerlukan matahari atau bulan atau bintang atau cahaya dari sumber-sumber lain untuk meneranginya.

    Jadi, semua mahluk yang ada di surga, di bumi, di bawah bumi (alam maut) dan yang di laut, semuanya menyembah dan tunduk kepada Allah Trinitas yang Maha Kudus (Bapa- Anak – Roh Kudus).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s