Tag Archives: lelucon

Apa Ya Jawaban Anda…?

via agussyafii by agussyafii on 10/30/07

Ada seorang pasien datang ke psikolog, dia mengatakan takut ketemu ayam. “kenapa begitu?” kata psikolognya. “karena diri saya ini sebutir beras.” jawab sang pasien.

Kemudian psikolognya mengajak pasien itu didepan cermin dan mengatakan, “lihat bapak, bapak ini manusia, bukan sebutir beras. Bapak harus yakin itu.” Sang pasien mengangguk-angguk mengerti kalo dirinya itu manusia bukan sebutir beras. Setelah konselingnya selesai pasien itu pamit.

Tak terlalu lama sang pasien tergogoh menemui psikolog itu kembali sambil mengatakan, “Maaf pak saya mau nanya, saya sudah tahu kalo saya itu manusia tapi apakah ayamnya juga sudah diberi tahu kalo saya manusia bukan sebutir beras?”

Kalo anda Psikolognya, apa jawaban anda ………………………………………….

Orang Terbaik
Advertisements

BALADA WAKIDJAN

Wakidjan begitu terpesonanya dengan permainan piano Nadine.

Sambil bertepuk tangan, ia berteriak, “Not a play! Not a play!”

Nadine bengong. “Not a play?” “Yes. Not a play. Bukan main.”

Tukidjo yang menemani Wakidjan terperangah. “Bukan main itu bukan not a play, Djan.”

“Your granny (Mbahmu). Humanly I have check my dictionary kok.(Orang saya sudah periksa di kamus kok)”

Lalu berpaling ke Nadine. “Lady, let’s corner (Mojok yuk). But don’t think that are nots (Jangan berpikir yang bukan-bukan). I just want a meal together.”

“Ngaco kamu, Djan,” Tukidjo tambah gemes.

“Don’t be surplus (Jangan berlebihan), Djo. Be wrong a little is OK toch.?”

Nadine cuman senyum kecil. “I would love to, but …”

“Sorry if my friend make you not delicious (Maaf kalau teman saya bikin kamu jadi nggak enak)”

Sambut Wakidjan ramah. “Different river, maybe (Lain kali barangkali). I will
not be various kok (Saya nggak akan macam-macam kok).”

Setelah Nadine pergi, Wakidjan menatap Tukidjo dengan sebal. “Disturbing aja sih, Djo. Does the language belong to your ancestor (Emang itu bahasa punya moyang lu)?”

Tukidjo cari kalimat penutup. “Just itchy Djan, because you speak
English as delicious as your belly button.” (Gatel aja, Djan, soalnya kamu ngomong Inggris seenak udelmu dewe).

Wakidjan cuman bisa merutuk dalam hati, “His name is also effort.” (Namanya juga usaha)